Obat Tidur dan Dampaknya untuk Kesehatan

Apakah Anda pernah mengkonsumsi obat tidur? Sebenarnya jika dikonsumsi dengan kurang bijak, obat ini bisa membawa efek samping yang cukup berat mulai dari ketergantungan, alergi, diare, gangguan ingatan dan yang lainnya. jika Anda mengalami susah tidur atau gangguan tidur, lebih baik jangan terburu-buru untuk mengkonsumsi obat ini. sebelum memutuskan menggunakan obat, lebih baik mengetahui apa efek dan apa yang bisa ditimbulkan dari penggunaan obat ini. ada beberapa jenis obat dengan manfaat serta resiko yang berbeda. ada yang bisa membuat Anda tidur dalam waktu lebih lama, atau hanya membantu Anda untuk mudah tidur.

753-obat_tidur_berdampak_buruk_bagi_kesehatan_referencejpg-718x452

Oleh sebab itu Anda harus menemukan obat yang tepat. Biasanya, sebelum memberikan resep, dokter biasanya akan mengajukan berbagai macam pertanyaan pada Anda tentang pola tidur yang Anda miliki, seperti:

  • Pola tidur dan berbagai macam aktivitas lain yang mempengaruhinya,
  • Tes mendeteksi kondisi yang melatarbelakangi terganggunya jam tidur,
  • Diskusi mengenai jenis, dosis obat yang akan dikonsumsi, termasuk ada tidaknya obat generik dengan harga yang lebih ringan,
  • Bila diperlukan, dokter akan memberikan resep obat untuk tidur dalam beberapa periode agar bisa melihat efek samping serta manfaatnya,
  • Lebih baik Anda tidak mengkonsumsi obat jenis lain selama mengkonsumsi obat dari dokter.

Seperti obat lainnya, obat tidur sudah pasti memiliki efek samping, berikut efek samping yang dimiliki obat ini, antara lain:

  • Nafsu makan menjadi kurang teratur
  • Mengalami penambahan berat badan
  • Detak jantung menjadi kurang teratur
  • Munculnya rasa terbakar di bagian lengan, kaki dan tangan
  • Diare
  • Kesulitan buang air besar
  • Susah untuk menjaga keseimbangan
  • Sakit kepala
  • Mulut menjadi kering
  • Buang angin secara terus menerus
  • Nyeri di bagian ulu hati
  • Menimbulkan ketergantungan, sehingga saat tidak mengkonsumsi obat ini, Anda menjadi merasa semakin susah tidur, bahkan aktivitas tidur dapat menjadi waktu yang mencemaskan.

Di dalam beberapa kasus, efek samping dari obat ini bisa menjadi parah seperti tingkah laku yang tidak bisa dikontrol. Orang yang mengalami efek ini menjadi tidak sadar atas apa yang sedang terjadi. Saat tidak sadar, penderita bisa berjalan, makan hingga melakukan sambungan telepon. Obat ini juga cukup berbahaya untuk orang yang memiliki penyakit tertentu seperti penderita asma. Penderita asma bisa sulit bernafas karena efek obat yang membuat seseorang bernafas dengan pelan dan lambat. Mereka yang mempunyai tekanan darah tinggi, riwayat kejang juga harus waspada. Begitu pun pada wanita menyusui dan hamil.

Bila Anda harus mengkonsumsi obat ini, ada beberapa hal yang benar-benar harus Anda perhatikan, seperti:

  • Sebelum mengkonsumsinya, lebih baik memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter agar mengetahui latar belakang terjadinya susah tidur ini,
  • Obat ini lebih baik dikonsumsi 15 menit sebelum Anda tidur, bila tidak Anda bisa kehilangan konsentrasi serta kesadaran yang akan membahayakan diri Anda ketika melakukan aktivitas,
  • Pastikan membaca seluruh instruksi dan dosis yang berada di label, terutama mengenai efek samping. Jika Anda tidak mengetahuinya, Anda bisa bertanya pada dokter,
  • Jangan mengkonsumsi minuman keras bersamaan dengan obat ini.

Berbagai macam obat tidur memang ditujukan untuk dikonsumsi jangka pendek seperti 10 hari. Jika jangka tersebut sudah dianjurkan dokter, jangan mengkonsumsi lebih dari waktu yang sudah ditentukan. Penghentian pengonsumsian obat memang membutuhkan waktu penyesuaian, kadang insomnia bisa kembali muncul ketika obat berhenti digunakan. Ketika akan membeli obat secara online, pilih toko online terpercaya yang menjual obat tersebut.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *